
WHO Keluarkan Saran Baru Obat Penurun Berat Badan GLP-1: Poin Utama
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan panduan baru tentang penggunaan obat GLP-1 seperti Ozempic dan Wegovy untuk obesitas. Rekomendasi mencakup pertimbangan untuk orang dewasa dan menyoroti pentingnya perubahan gaya hidup di samping pengobatan.
Pilih bagian
WHO Keluarkan Saran Baru Obat Penurun Berat Badan GLP-1: Poin Utama
Organisasi Kesehatan Dunia telah merilis panduan baru terkait penggunaan obat GLP-1 yang populer, termasuk Ozempic, Wegovy, Mounjaro, dan Zepbound, untuk mengatasi masalah kesehatan global besar yaitu obesitas.
Survei tahun 2024 memperkirakan sekitar satu dari delapan orang dewasa Amerika telah mencoba obat GLP-1, dan persentase orang dengan resep terus meningkat.
Panduan terbaru WHO mencakup dua rekomendasi utama "kondisional" mengenai penggunaan obat-obat ini.
Rekomendasi Kunci Penggunaan GLP-1
Rekomendasi pertama menyatakan bahwa GLP-1 dapat digunakan untuk mengobati obesitas pada orang dewasa, kecuali wanita hamil. WHO menyebut ini sebagai rekomendasi "kondisional" karena data terbatas tentang efek jangka panjang obat-obat yang relatif baru ini. Data lebih lanjut diperlukan mengenai efek setelah individu menghentikan pengobatan. Selain itu, penggunaan berkelanjutan dapat menimbulkan beban finansial yang substansial.
Umumnya, obat GLP-1 diberikan melalui suntikan mingguan. Obat ini bekerja dengan menargetkan hormon yang mengatur nafsu makan, sehingga menimbulkan rasa kenyang. Meskipun produsen obat seperti Novo Nordisk (pembuat Ozempic dan Wegovy) serta Eli Lilly (pembuat Mounjaro dan Zepbound) baru-baru ini mengumumkan penurunan harga, pasokan satu bulan obat penurun berat badan ini masih berharga ratusan dolar.
Tingkat akurasi terarah ke tubuh Anda
Gabung bersama ribuan pengguna andalan kami di Shotlee guna menditeksi respons tubuh tentang pemulihan dari dalam.
๐ฑ Gunakan Shotlee Gratis
Gabung bersama ribuan pengguna andalan kami di Shotlee guna menditeksi respons tubuh tentang pemulihan dari dalam.
GLP-1 sebagai Bagian dari Pendekatan yang Lebih Luas
Aspek utama kedua dari panduan WHO menekankan bahwa GLP-1 tidak boleh dianggap sebagai solusi tunggal dan harus dilihat sebagai satu komponen dari strategi yang lebih luas. Individu dengan obesitas sebaiknya memasukkan modifikasi diet dan olahraga "intensif" di samping penggunaan obat. Aplikasi pelacak kesehatan seperti Shotlee dapat membantu memantau kemajuan dan kepatuhan terhadap perubahan gaya hidup ini.
Dr. Francesca Celletti, penasihat senior WHO untuk obesitas, menyatakan bahwa "Obat saja tidak akan menyelesaikan masalah" saat mempresentasikan panduan baru ini.
Panduan ini sejalan dengan penelitian yang ada, yang menunjukkan bahwa pengguna harus memastikan asupan nutrisi yang memadai meskipun obat mengurangi porsi makan. Selain itu, GLP-1 dapat menyebabkan hilangnya massa otot, sehingga menekankan pentingnya olahraga dan latihan kekuatan.
WHO menekankan bahwa obesitas bukan hanya masalah individu melainkan memerlukan perubahan sosial.
Menurut Dr. Karen Sealey, direktur Healthy Caribbean Coalition dan Inter-American Heart Foundation, penting untuk fokus pada pencegahan dan menghindari kesalahpahaman bahwa obat saja dapat menyelesaikan masalah.
Informasi Sumber
Aslinya diterbitkan oleh CBS17.com.Baca aslinya โ